SOLUSI PENGOBATAN UNTUK SEHAT
solusiobat.com
Gold Natto
Gold G Sea Cucumber Jeli
Cyano Spirulina
Gold Natto
Biofirion Necklace

Telephon

Hubungi Kami di Hp. 08123700228 (Simpati) atau 081907302701

Google PageRank Checker

goldg320ml

cyanospirulina

biofirion

Gold Natto

 

Cacing Gelang (Ringworm)

Definisi Cacing Gelang (Ringworm) :

Istilah cacing gelang (ringworm) merujuk pada infeksi-infeksi jamur yang berada dipermukaan kulit. Kepercayaan dahulu adalah bahwa infeksi disebabkan oleh suatu cacing, yang adalah bukan. Itu adalah akibat dari infeksi jamur. Meskipun demikian, nama cacing gelang (ringworm) telah melekat. Beberapa dari jamur-jamur ini menghasilkan noda-noda yang bulat, namun kebanyakan tidak. Pada sisi lain, banyak noda-noda bulat adalah bukan dari jamur. Suatu pemeriksaan fisik dari kulit yang terpengaruh, evaluasi dari kikisan-kikisan kulit dibawah mikroskop, dan tes-tes kultur dapat membantu dokter-dokter membuat perbedaan-perbedaan yang memadai/tepat. Suatu diagnosis yang memadai adalah penting untuk perawatan yang sukses. Istilah medis untuk cacing gelang adalah "tinea." Tinea mendapatkan kita kembali pada cacing-cacing. Tinea adalah nama Latin untuk suatu cacing yang tumbuh. Dokter-dokter menambah kata lain untuk mengindikasikan dimana jamur-jamur berlokasi. Tinea capitis, cotohnya, merujuk pada cacing gelang kulit kepala, tinea corporis pada jamur-jamur tubuh, tinea pedis pada jamur-jamur kaki, dan seterusnya.

Penyebab Cacing Gelang (Ringworm) :

Walaupun dunia penuh dengan ragi-ragi, dan jamur-jamur, hanya sedikit yang menyebabkan persoalan-persoalan kulit. Agen-agen ini disebut dermatophytes, yang berarti "jamur kulit". Jamur kulit hanya dapat hidup pada lapisan yang mati dari protein keratin diatas kulit. Mereka jarang menyerang lebih dalam kedalam tubuh dan tidak dapat hidup pada selaput-selaput lendir, seperti yang didalam mulut atau vagina.

Sumber-Sumber Jamur Kulit : Beberapa jamur-jamur hidup hanya pada kulit, rambut, atau kuku-kuku manusia. Yang lain-lain hidup pada hewan-hewan dan hanya mengunjungi manusia-manusia kadangkala. Meski demikian lain-lain hidup di tanah. Adalah seringkali sulit atau tidak mungkin untuk mengidentifikasi sumber jamur-jamur kulit tertentu seseorang. Panas dan kelembaban membantu jamur tumbuh dan tumbuh dengan subur, yang membuat mereka lebih umum di lekkan-lekukan kulit seperti yang diselangkangan (lipatan paha) atau diantara jari-jari kaki. Ini juga bertanggung jawab untuk reputasi mereka sebagai yang tertangkap dari tempat-tempat mandi air pancur, ruang-ruang ganti baju, dan kolam-kolam renang. Reputasi ini dilebih-lebihkan, meskipun, karena banyak orang-orang dengan "gatal joki" atau "kaki atlit" adalah bukan joki-joki maupun atlit-atlit.

Tipe-Tipe Dan Gejala-Gejala Cacing Gelang (Ringworm) : Diantara tipe-tipe cacing gelang (ringworm), atau tinea, adalah berikut:

  1. Tinea barbae: Ringworm dari area yang berjenggot dari muka dan leher, dengan pembengkakan dan kerak yang bertanda, seringkali dengan gatal, adakalanya menyebabkan rambutnya putus. Pada hari-hari dimana pria-pria pergi ke tukang cukur setiap hari untuk suatu pencukuran, tinea barbae disebut gatal tukang cukur.
  2. Tinea capitis: Ringworm dari kulit kepala biasanya mempengaruhi anak-anak, kebanyakan pada akhir masa kanak-kanak atau masa remaja. Kondisi ini mungkin menyebar di sekolah-sekolah. Tinea capitis nampak ketika kulit kepala bersisik yang dikaitkan dengan tempat-tempat yang botak (berlawanan dengan seborrhea atau dandruff, contohnya, yang tidak menyebabkan kerontokkan rambut).
  3. Tinea corporis: Ketka jamur-jamur mempengaruhi kulit tubuh, ia seringkali menghasilkan noda-noda bulat dari cacing gelang yang klasik. Adakalanya, noda-noda ini mempunyai perbatasan luar yang aktif ketika mereka tumbuh dan maju secara perlahan. Adalah penting untuk membedakan ruam ini dari ruam-ruam kulit lain yang bahkan lebih umum, seperti nummular eczema. Kondisi ini,dan lain-lain, mungkin nampak serupa ringworm, namun mereka bukan jamur dan memerlukan perawatan yang berbeda.
  4. Tinea cruris: Tinea dari selangkangan ("gatal joki") cenderung mempunyai suatu warna coklat kemerahan dan meluas dari lipatan-lipatan selangkangan turun ke satu atau kedua paha. Kondisi-kondisi lain yang dapat meniru tinea cruris termasuk infeksi-infeksi ragi, psoriasis, dan intertrigo, suatu ruam gossokan (chafing rash) yang berakibat dari gosokkan kulit terhadap kulit.
  5. Tinea faciei: Ringworm pada muka kecuali pada area yang berjenggot. Pada muka, ringworm adalah jarang berbentuk gelang. Secara karakteristik, ia menyebabkan potongan-potongan kecil yang merah dan bersisik dengan pinggir-pinggir yang tidak jelas.
  6. Tinea manus: Ringworm melibatkan tangan-tangan, terutama telapak tangan dan ruang-ruang antara jari-jari tangan. Ia secara khas menyebabkan penebalan (hyperkeratosis) dari area-area ini, seringkali pada hanya satu tangan. Tinea manus adalah suatu teman yang umum dari tinea pedis (ringworm dari kaki-kaki). Ia juga disebut tinea manuum.
  7. Tinea pedis: "Kaki Atlitt" mungkin menyebabkan pensisikan dan peradangan pada jaringan-jaringan jari kaki, terutama yang satu diantara jari-jari kaki keempat dan kelima. Bentuk umum lain dari tinea pedis menghasilkan suatu penebalan atau pensisikan kulit pada tumit-tumit dan tapak-tapak kaki. Ini adakalanya dirujuk sebagai "moccasin distribution." Masih dalam kasus-kasus lain, tinea menyebabkan blister-blister diantara jari-jari kaki atau pada tapak kaki. Disamping "kaki atlit", tinea pedis dikenal sebagai tinea dari kaki atau, lebih dengan bebas, infeksi jamur dari kaki. Tinea pedis adalah suatu kelainan kulit yang sangat umum. Ia adalah yang paling umum dan mungkin yang paling gigih dari infeksi-infeksi jamur (tinea). Ia adalah jarang sebelum masa remaja. Ia mungkin terjadi dalam hubungan dengan infeksi-infeksi kulit lain yang disebabkan jamur seperti tinea cruris (gatal joki).
  8. Tinea unguium: Akhirnya, jamur-jamur dapat membuat kuku-kuku jari tangan dan, lebih sering, kuku-kuku jari kaki kuning, tebal, dan rapuh/mudah hancur. Mereka disebut kuku-kuku yang berjamur atau onychomycosis.