SOLUSI PENGOBATAN UNTUK SEHAT
solusiobat.com
Gold Natto
Gold G Sea Cucumber Jeli
Cyano Spirulina
Gold Natto
Biofirion Necklace

Telephon

Hubungi Kami di Hp. 08123700228 (Simpati) atau 081907302701

Google PageRank Checker

goldg320ml

cyanospirulina

biofirion

Gold Natto

 

Kejang Menstruasi

(Menstrual Cramps)

Definisi Kejang-Kejang Menstruasi

Kejang-kejang menstruasi adalah nyeri-nyeri di perut dan area-area pelvis yang dialami oleh seorang wanita sebagai suatu akibat dari periode menstruasinya. Kejang-kejang menstruasi adalah tidak sama seperti ketidaknyamanan yang dirasakan selama premenstrual syndrome (PMS), meskipun gejala-gejala dari kedua kelainan-kelainan dapat adakalanya dialami sebagai suatu proses yang terus menerus. Banyak wanita-wanita menderita dari keduanya PMS dan kejang-kejang menstruasi.

Kejang-kejang menstruasi dapat terbentang dari ringan sampai sangat berat/parah. Kejang-kejang menstruasi ringan mungkin hampir tidak nyata dan berdurasi singkat - adakalanya dirasakan hanya sebagai suatu perasaan berat yang ringan pada perut. Kejang-kejang menstruasi yang berat dapat begitu menyakitkan sehingga mereka mengganggu aktivitas-aktivitas rutin seorang wanita untuk beberapa hari.

Berapa Umum Kejang-Kejang Menstruasi ?

Kejang-kejang menstruasi dari beberapa derajat mempengaruhi lebih banyak dari suatu perkiraan 50% dari wanita-wanita, dan diantara ini, sampai dengan 15% akan menggambarkan kejang-kejang menstruasinya sebagai berat. Survei-survei dari gadis-gadis remaja menunjukan bahwa lebih dari 90% dari gadis-gadis melaporkan mempunyai kejang-kejang menstruasi.

Definisi Dysmenorrhea

Istilah medis untuk kejang-kejang menstruasi adalah dysmenorrhea. Ada dua tipe-tipe dari dysmenorrhea, primary (primer) dan secondary (sekunder).

Pada primary dysmenorrhea, tidak ada persoalan ginekolog yang mendasarinya yang menyebabkan nyeri. Tipe kejang ini mungkin mulai dalam enam bulan sampai satu tahun setelah menarche (mulainya menstruasi), waktu ketika seorang gadis mulai mempunyai periode-periode menstruasi. Kejang-kejang menstruasi secara khas tidak mulai hingga ovulatory menstrual cycles (ketika sebuah telur dilepaskan dari indung-indung telur) terjadi, dan perdarahan menstruasi sebenarnya biasanya mulai sebelum timbulnya ovulasi. Oleh karenanya, seorang gadis remaja mungkin tidak mengalami dysmenorrhea hingga berbulan-bulan sampai bertahun-tahun setelah timbulnya menstruasi.

Pada secondary dysmenorrhea, beberapa kondisi abnormal yang mendasarinya (biasanya melibatkan sistim reproduksi seorang wanita) menyumbang pada nyeri menstruasi. Secondary dysmenorrhea mungkin adalah jelas pada menarche namun, lebih sering, kondisinya berkembang kemudian.

Penyebab Kejang-Kejang Menstruasi

Setiap bulan, lapisan sebelah dalam dari kandungan (endometrium) terbentuk dalam persiapan untuk suatu kemungkinan kehamilan. Setelah ovulasi, jika telur tidak dibuahi oleh sebuah sperma, tidak ada kehamilan yang berakibat dan lapisan kandungan sekarang tidak lagi dibutuhkan. Tingkat-tingkat hormon-hormon estrogen dan progesterone seorang wanita turun, dan lapisan kandungan menjadi membengkak dan mati. Ia kemudian dilepaskan dan akan diganti dengan suatu lapisan baru pada siklus bulanan berikutnya.

Ketika lapisan kandungan yang lama mulai terurai, senyawa-senyawa molekul yang disebut prostaglandins dilepaskan. Senyawa-senyawa ini menyebabkan otot-otot kandungan untuk berkontraksi. Ketika otot-otot kandungan berkontraksi, mereka menyempitkan suplai darah (vasoconstriction) ke endometrium. Penyempitan ini menghalangi penyerahan oksigen ke jaringan endometrium yang, pada gilirannya, terurai dan mati. Setelah kematian jaringan ini, kontraksi-kontraksi kandungan secara harafiah memeras jaringan endometrial lama melaui leher rahim (cervix) dan keluar dari tubuh dengan jalan dari vagina. Senyawa-senyawa lain yang dikenal sebagai leukotrienes, yang adalah kimia-kimia yang memainkan suatu peran pada respon peradangan, juga meninggi pada saat ini dan mungkin dihubungkan dengan perkembangan dari kejang-kejang menstruasi.

(Menstrual Cramps)



Beberapa Kejang-Kejang Begitu Menyakitkan

Kejang-kejang menstruasi disebabkan oleh kontraksi-kontraksi kandungan yang terjadi sebagai respon pada prostaglandins dan kimia-kimia lain. Sensasi (perasaan) kejang diintensipkan (diperkuat) ketika bekuan-bekuan atau potongan-potongan jaringan tubuh dari lapisan kandungan lewat melalui leher rahim, terutama jika kanal leher rahim seorang wanita adalah sempit.

Perbedaan antara kejang-kejang menstruasi yang lebih menyakitkan dan mereka yang kurang menyakitkan mungkin dihubungkan dengan tingkat-tingkat prostaglandin seorang wanita. Wanita-wanita dengan kejang-kejang menstruasi mempunyai tingkat-tingkat prostaglandins yang meninggi pada endometrium (lapisan kandungan) ketika dibandingkan dengan wanita-wanita yang tidak mengalami kejang-kejang. Kejang-kejang menstruasi adalah sangat serupa dengan yang dialami seorang wanita hamil ketika ia diberikan prostaglandin sebagai suatu obat untuk menginduksi labor.

Kejang-Kejang Menstruasi Dapat Diukur ?

Ya. Kejang-kejang menstruasi dapat secara ilmiah ditunjukan dengan mengukur tekanan didalam kandungan dan angka dan frekwensi dari kontraksi-kontraksi kandungan . Sewaktu suatu periode menstruasi normal, wanita rata-rata mempunyai kontraksi-kontraksi dari suatu tekanan yang rendah (50-80 mm Hg), yang berlangsung 15-30 detik pada suatu frekwensi dari 1-4 kontraksi-kontraksi setiap 10 menit. Ketika seorang wanita mempunyai kejang-kejang menstruasi, kontraksi-kontraksinya adalah dari suatu tekanan yang lebih tinggi (mereka mungkin melewati 400 mm Hg), berlangsung lebih lama dari 90 detik, dan seringkali terjadi kurang dari 15 detik terpisah.

Faktor-Faktor Lain Yang Mempengaruhi Kejang-Kejang Menstruasi

Seperti disebutkan diatas, suatu kanal leher rahim yang sempitnya tidak biasa cenderung untuk meningkatkan kejang-kejang menstruasi. Faktor anatomi lain yang diperkirakan untuk kontribusi pada kejang-kejang menstruasi adalah suatu kemiringan yang memutar kembali dari kandungan (retroverted uterus).

Kekurangan latihan sekarang diakui menyumbang pada kejang-kejang menstruasi yang menyakitkan.

Telah lama diperkirakan bahwa faktor-faktor psikologis juga memainkan suatu peran. Contohnya, adalah diterima secara luas bahwa stres emosi dapat meningkatkan ketidaknyamanan dari kejang-kejang menstruasi.

Gejala-Gejala Dari Kejang-Kejang Menstruasi

Kejang-kejang menstruasi adalah nyeri-nyeri yang mulai pada bagian bawah perut dan pelvis. Ketidaknyamanan dapat meluas ke punggung bagian bawah atau kaki-kaki. Kejang-kejang dapat menjadi suatu nyeri yang sangat menyakitkan atau hanya suatu nyeri yang tumpul. Mereka dapat menjadi periodik atau secara terus menerus.

Kejang-kejang menstruasi biasanya mulai segera sebelum periode menstruasi, memuncak dalam 24 jam setelah timbulnya nyeri-nyeri, dan menyurut lagi setelah sehari atau dua hari.

Kejang-kejang menstruasi mungkin disertai oleh suatu sakit kepala dan/atau mual, yang dapat menjurus, meskipun jarang, pada titik dari muntah. Kejang-kejang menstruasi dapat juga disertai oleh sembelit atau diare karena prostaglandins yang menyebabkan otot-otot halus untuk berkontraksi ditemukan pada keduanya yaitu kandungan dan saluran pencernaan. Beberapa wanita-wanita mengalami suatu dorongan untuk membuang air kecil lebih seringkali.

Mendiagnosa Kejang-Kejang Menstruasi

Diagnosis dari kejang-kejang menstruasi biasanya dibuat oleh wanita sendiri dan mencerminkan persepsi nyeri individunya. Sekali seorang wanita telah mengalami kejang-kejang menstruasi, biasanya dengan penimbulan saat remaja dari mens-mensnya (aliran menstruasi bulanan), ia menjadi sadar akan gejala-gejala khasnya.