Kesehatan adalah karunia Allah SWT yang tidak ternilai harganya. Apalah artinya harta yang melimpah, uang banyak, tapi tubuh kita terbaring sakit. Tak ada lagi nikmatnya rumah bagus, mobil mewah dan uang berlimpah. Kesehatan juga tidak dapat kita titipkan, bahkan kepada orang dekat kita sekalipun. Jika kita sakit: anak kita, istri kita, suami kita, hanya bisa mendoakan dan mengantarkan ke rumah sakit. Oleh karena itu wajib kita jaga dan kita pelihara sendiri-sendiri. Kalau bukan diri kita yang menjaganya, lalu siapa lagi
UNTUK INFO SELANJUTNYA DISINI

Chat or Call me or sms Huda fanuri Hp.08123700228 (telkomsel) Hp.081907302701 (XL)

 

Nyeri Leher (Neck Pain)



Ringkasan

Nyeri leher (neck pain) adalah gejala yang disebabkan oleh tekanan (stress) pada jaringan-jaringan lunak, tulang-tulang, atau sendi-sendi dari cervical spine (tulang belakang servikal) atau struktur-struktur yang berdekatan. Pada beberapa kasus-kasus, neck pain mungkin jua berakibat dari penyakit-penyakit yang mendasarinya pada leher atau bagian lain dari tubuh.

Leher adalah daerah tulang belakang (spine) yang paling lentur. Ia juga mendukung (menyangga) berat dari kepala. Bagaimanapun, leher adalah peka terhadap bayak luka-luka dan penyakit-penyakit yang potensial yang menghasilkan nyeri dan membatasi gerakan.

Berbagai faktor-faktor dapat berkontribusi pada nyeri leher, termasuk postur yang buruk, trauma dan penyakit-penyakit degeneratif. Sumber-sumber dari nyeri leher mencakup dari patah-patah tulang ke meningitis ke osteoarthritis ke polymyalgia rheumatica sampai whiplash.

Pada kebanyakan kasus-kasus, neck pain dapat dirawat di rumah menggunakan obat-obat bebas resep, terapi panas, terapi dingin dan istirahat. Bagaimanapun, nyeri yang tidak dapat menghilang dalam dua minggu memerlukan perhatian dokter. Obat-obat resep, terapi fisik, terapi maniulasi dan perawatan-perawatan lain dapat menyembuhkan mayoritas yang sangat luas dari kasus-kasus yang melibatkan nyeri leher. Pada kasus-kasus yang jarang, operasi mungkin diperlukan.

Tentang Nyeri Leher

Neck pain adalah kondisi medis yang umum yang dapat berakibat dari banyak tipe-tipe stress. Postur yang buruk, kecelakaan-kecelakaan, luka-luka dan penyakit-penyakit degeneratif mungkin semuanya bertanggung jawab menyebabkan nyeri pada leher seseorang. Pada kasus-kasus lain, penyakit-penyakit yang mendasarinya, seperti fibromyalgia,mungkin menyebabkan neck pain. Jarang, infeksidari lapisan penutup otak dapat menyebabkan neck pain.

Leher tersusun dari tujuh tulang-tulang yang disebut vertebrae yang mulai pada torso bagian atas dan berakhir pada dasar tengkorak. Ciri-ciri lain dari leher temasuk otot-otot, tendon-tendon, ligamen-ligamen, sendi-sendi facet, syaraf-syaraf dan cakram-cakram (discs) intervetebral yang menyerap kejutan yang memisahkan vertebrae.

Vertebrae pada leher menyusun cervical spine. Vertebrae yang bertulang dan ligamen-ligamen dari leher menyediakan stabilitas pada spine, dan otot-otot mengizinkan dukungan (penyanggaan) dan gerakan. Syaraf-syaraf pada leher juga menyebar kebawah kedalam lengan-lengan.

Leher mengizinkan derajat yang besar dari gerakan dan menyangga kepala, yang dapat mempunyai berat sampai 10 pounds (4.5 kilogram). Bagaimanapun, leher juga peka terhadap banyak luka-luka dan penyakit-penyakit yang potensial yang menghasilkan nyeri dan membatasi cakupan gerakan.

Pada kebanyakan kasus-kasus, neck pain hilang dengan perawatan yang minimal dalam periode waktu berminggu-minggu. Bagaimanapun, beberapa bentuk-bentuk dari neck pain memerlukan perawatan medis professional, termasuk meresepkan obat-obat, terapi fisik dan perawatan-perawatan lain. Pada kasus-kasus yang paling ekstrim, operasi mungkin diperlukan untuk merawat neck pain.

Dokter harus segera dikontak jika neck pain berhubungan dengan apa saja dari yang berikut:

Nyeri yang parah yang disebabkan luka. Pasien-pasien harus selalu mencari perawatan medis setelah trauma kepala atau leher, seperti whiplash atau pukulan pada kepala. Nyeri yang signifikan diatas tulang mungkin mengindikasikan patah tulang atau luka pada ligamen.

Shooting pain. Nyeri yang menjalar dari pundak dan berlanjut melalui tulang-tulang belikat atau menuruni lengan mungkin mengindikasikan pembenturan atau iritasi syaraf. Mati rasa atau kesemutan pada jari-jari tangan juga mungkin mengindikasikan iritasi itu. Iritasi syaraf dapat berlangsung dari tiga sampai enam bulan atau lebih lama. Chest pain (nyeri dada) yang menjalar (menyebar) ke leher, lengan atau rahang mungkin disebabkan oleh serangan jantung (heart attack) .

Kehilangan kekuatan. Kelemahan pada lengan atau tungkai (seringkali jelas ketika seorang tiba-tiba menjatuhkan barang-barang, atau berjalan dengan tungkai yang kaku atau berjalan terseok-seok) mengindikasikan keperluan untuk evaluasi segera.

Perubahan pada kebiasaan-kebiasaan membuang air kecil dan air besar. Perubahan-perubahan yang signifikan mungkin mengindikasikan persoalan neurological. Ini terutama benar dari incontinence (ketidakmampuan untuk mengontrol pembuangan urin dan feces).

Area-Area Nyeri Lain Yang Berhubungan Pada Nyeri Leher

Pada beberapa kasus-kasus, neck pain mungkin adalah hasil dari penyakit atau luka pada bagian lain dari tubuh. Area-area tubuh yang dapat mempengaruhi leher termasuk rahang, kepala dan pundak-pundak.

Kondisi-kondisi yang menyebabkan nyeri pada leher dan menyebar ke bagian-bagian lain dari tubuh termasuk:

Sakit-sakit kepala. Terutama tension headaches dapat menyebabkan neck pain. Neck pain mungkin tetap hidup setelah migraine.

Radiculopathy. Syaraf terjepit, seringkali berakibat dari cakram yang burut (herniated disc). Sebagai tambahan pada neck pain, pasien mungkin mengalami nyeri yang menuruni lengan yang seringkali digambarkan sebagai perasaan elektrik (kesetrum).

Spinal stenosis. Penyempitan dari bukaan-bukaan (openings) syaraf sekitar sumsum tulang (spinal cord) atau akar-akar syaraf. Gejala-gejala meniru yang dari syaraf terjepit.

Spinal instability. Gerakan yang meningkat dari vertebrae yang dapat menyebabkan kesemutan pada leher.

Facet joint arthropathy. Facet joint arthropathy (penyakit sendi) biasanya terjadi dengan whiplash atau luka leher lain apa saja dan dapat menyebabkan nyeri pada leher dan sakit-sakit kepala posterior yang berhubungan.

Ada juga kondisi-kondisi lain dimana nyeri berasal pada bagian lain tubuh dan menyebar ke leher, seperti penyakit TMJ. Temporomandibular joint adalah dimana rahang bergantung pada tengkorak. Penyakit-penyakit yang mempengaruhi sendi ini dapat menyebabkan neck pain. Pada beberapa kasus-kasus, neck pain dapat juga mencetus nyeri TMJ.

Sebagai tambahan pada nyeri gigi, sakit-sakit kepala dan nyeri punggung, neck pain dapat juga dihubungkan pada beberapa tipe-tipe dari nyeri telinga (misalnyamalignant external otitis), nyeri orofacial (misalnya carotodynia) atau nyeri pundak.

Penyebab-Penyebab Potensial Untuk Nyeri Leher

Neck pain dapat berakibat dari luka-luka (atau kelainan-kelainan didalam) jaringan-jaringan lunak, yang termasuk otot-otot, ligamen-ligamen, cakram-cakram intervertebral dan syaraf-syaraf, atau tulang-tulang dan sendi-sendi dari spine (tulang belakang).

Leher adalah peka terhadap nyeri untuk beberapa alasan-alasan. Leher didisain untuk mengizinkan batasan yang luas dari gerakan. Bagaimanun, aspek yang bermanfaat dari disain leher ini juga adalah kepekaannya yang paling besar karena struktur-struktur interkoneksi dari leher dihadapkan pada kerusakan dari pengikisan yang berhubungan dengan penuaan, arthritis dan peregangan yang berlebihan oleh whiplash.

Sumber-sumber neck pain termasuk:

  • Ketegangan-ketegangan otot. Jika otot-otot leher digunakan secara berlebihan, itu mungkin berkontribusi pada ketegangan otot. Otot-otot di belakang leher adalah terutama peka dan dapat ditegangkan oleh aktivitas-aktivitas harian seperti berjam-jam mengemudi atau membaca di ranjang. Melalui waktu, ketegangan yang berulang pada otot-otot ini dapat menjurus pada nyeri kronis. Berbaring pada postur yang buruk untuk periode waktu yang panjang adalah penyebab yang umum dari ketegangan-ketegangan otot leher.
  • Trauma. Karena leher begitu lentur dan menyangga berat kepala, ia adalah peka terhadap luka. Beberapa luka-luka, terutama yang didapat dari kecelakaan-kecelakaan automobile, mungkin berakibat pada whiplash, luka yang terjadi ketika kepala disentakan kedepan dan kebelakang. Ini meregang atau merobek jaringan-jaringan lunak (seperti otot-otot dan ligamen-ligamen) dari leher, berakibat pada luka dan nyeri. Luka parah dapat menjurus pada patah tulang atau dislokasi dari leher, yang mungkin merusak sumsum tulang belakang dan menyebabkan kelumpuhan. Juga, luka dapat memberi kecenderungan facet joint arthropathy.
  • Arthritis. Sendi-sendi leher cenderung memburuk dengan umur, menjurus pada arthritis. Pasien-pasien dengan sejarah whiplash adalah lebih mungkin mengembangkan arthritis pada leher ketika mereka menua. Bentuk-bentuk dari arthritis pada leher yang mungkin menyebabkan nyeri pada leher atau di tempat lain termasuk:
    • Osteoarthritis. Terjadi pada orag-orang yang lebih tua yang disebabkan oleh pengikisan (pemakaian) dari sendi-sendi antara tulang-tulang dari leher. Ini menyebabkan nyeri menyebar ke pundak atau antara tulang-tulang belikat. Nyeri umumnya hadir pada permulaan hari, surut siang hari dan kemudian kembali lagi pada akhir dari hari.
    • Rheumatoid arthritis. Penyakit kronis yang ditandai oleh kekakuan dan peradangan dari sendi-sendi, kelemahan, kehilangan mobilitas (gerakan) dan deformitas (kelainan bentuk). Ia dapat menyebabkan kehancuran dari sendi-sendi leher.
    • Ankylosing spondylitis. Tipe dari arthritis yang terutama mempengaruhi spine. Secara khas ia mulai pada punggung bagian bawah namun dapat berlanjut ke punggung bagian atas dan leher.
  • Penyakit-penyakit cakram. Tepat seperti persoalan-persoalan dengan lumbar spine dan thoracic spine dapat menyebabkan nyeri punggung, persoalan-persoalan dengan cervical spine dapat menyebabkan neck pain:
    • Syaraf terjepit. Ketika seseorang menua, cakram-cakram intervertebral yang melayani sebagai bantalan-bantalan antara vertebrae dari spine mulai mengering. Ini menyempitkan ruang-ruang dalam kolom tulang belakang dimana syaraf-syaraf keluar, dan memberikan tekanan pada syaraf-syaraf tulang belakang.
    • Penyakit degeneratif cakram. Cakram-cakram memburuk dan menekan atas syaraf-syaraf.
    • Cakram yang burut (Herniated disc). Cakram-cakram intervertebral adakalanya robek atau burut, yang berarti pusat yang gelatinous (seperti agar-agar) menonjol melalui lapisan cakram yang kuat.
  • Cervical stenosis. Penyempitan dari kanal tulang belakang yang menjepit sumsum tulang. Ketika seseorang menua, cakram-cakram intervertebral mulai mengering, mengurangi peran mereka sebagai penyerap-penyerap kejutan yang melindungi untuk sumsum tulang belakang (spinal cord). Perubahan-perubahan degeneratif pada vertebrae dapat juga membantu perkembangan pertumbuhan dari bone spurs yang menekan akar-akar syaraf. Akhirnya, tulang-tulang dan ligamen-ligamen pada spine secara berangsur-angsur menebal dan menjadi kurang lentur. Semua dari perubahan-perubahan ini menyempitkan kanal tulang belakang.
  • Gejala-gejala yang berhubungan dengan cervical stenosis termasuk neck pain, mati rasa dan kelemahan dari tangan-tangan, ketidakmampuan untuk berjalan cepat, perburukan dari ketrampilan-ketrampilan motor yang halus dan kejang-kejang otot pada tungkai-tungkai.

  • Meningitis. Neck pain yang berhubungan dengan sakit kepala dan demam mungkin adalah tanda dari meningitis, infeksi dari selaput-selaput yang mengelilingi otak. Kekakuan yang ekstrim pada leher yang sulit atau tidak memungkinkan untuk menyentuhkan dagu pada dada mungkin adalah tanda dari meningitis dan menuntut perhatian medis yang segera.
  • Encephalitis. Peradangan dari otak. Gejala-gejala dapat termasuk kekakuan atau nyeri punggung atau leher.
  • Fibromyalgia. Penyakit kronis yang ditandai oleh sakit-sakit musculoskeletal, nyeri dan kekakuan, kepekaan dari jaringan-jaringan lunak, kelelahan dan gangguan-gangguan tidur. Neck pain adalah diantara gejala-gejala yang umumnya dihubungkan dengan fibromyalgia.
  • Myofascial pain syndrome. Kondisi musculoskeletal kronis yang seringkali dihubungkan dengan trauma, postur yang buruk, duduk pada komputer atau melakukan tugas-tugas yang berulang yang berhubungan dengan pekerjaan seseorang. Pasien-pasien seringkali melaporkan merasakan nyeri pada berbagai bagian dari tubuh termasuk leher dan mungkin mempunyai kesulitan tidur atau merasakan istirahat meskipun tidur.
  • Polymyalgia rheumatica. Kondisi peradangan yang dilambangkan oleh nyeri dan kekakuan pada leher, pundak-pundak dan pinggul-pinggul.
  • Myositis. Kelompok dari kondisi-kondisi otot yang meradang. Myositis secara khas menimpa area-area dekat trunk (batang tubuh), seperti leher, pundak-pundak dan pinggul-pinggul.
  • Osteoporosis. Penyakit penipisan tulang paling umum pada wanita-wanita selama dan setelah menopause. Tidak ada gejala-gejala pada stadium-stadium awal, namun pada stadium-stadium kemudian osteoporosis dapat menyebabkan patah-patah tulang spine yang mungkin menyebabkan nyeri punggung atau leher.
  • Penyakit Paget. Penyakit metabolik tulang yang melibatkan perusakan dan pertumbuhan kembali tulang yang menyebabkan deformitas (kelainan bentuk). Penyebab dari penyakit ini tidak diketahui, namun ia seringkali berakibat pada nyeri leher.
  • Payudara-payudara yang besar dan berat. Wanita-wanita dengan payudara-payudara yang besar seringkali mengalami nyeri pada leher bagian atas, yang biasanya disebabkan oleh tekanan yang meningkat pada otot-otot. Beberapa memilih untuk memperoleh operasi untuk mengurangi ukuran dari payudara-payudara dan membebaskan nyeri leher, pundak dan punggung.
  • Kondisi-kondisi lain. Pada kasus-kasus yang jarang, neck pain adalah akibat dari penyakit-penyakit medis lain seperti kanker, infeksi-infeksi atau kelainan-kelainan congenital (kerusakan-kerusakan kelahiran) dari vertebrae. Neck pain dapat juga adalah gejala dari serangan jantung.

Neck pain mungkin juga disebabkan oleh kondisi-kondisi yang menyebabkan nyeri sendi yang meluas, seperti penyakit Lyme, lupus, sindrom kelelahan yang kronis, anemia sel sabit atau sarcoidosis.